Dilarang mengopy apapun dari blog ini tanpa seijin pemilik. Powered by Blogger.
RSS

TANGAN TERINDAH



Beberapa tahun yang lalu, ketika ibu saya berkunjung, ia mengajak
saya untuk berbelanja bersamanya karena dia membutuhkan sebuah gaun
yang baru. Saya sebenarnya tidak suka pergi berbelanja bersama dengan

orang lain, dan saya bukanlah orang yang sabar, tetapi walaupun
demikian kami berangkat juga ke pusat perbelanjaan tersebut. Kami
mengunjungi setiap toko yang menyediakan gaun wanita, dan ibu saya
mencoba gaun demi gaun dan mengembalikan semuanya.

Seiring hari yang berlalu, saya mulai lelah dan ibu saya mulai
frustasi. Akhirnya pada toko terakhir yang kami kunjungi, ibu saya
mencoba satu stel gaun biru yang cantik terdiri dari tiga helai. Pada
blusnya terdapat sejenis tali dibagian tepi lehernya, dan karena
ketidaksabaran saya, maka untuk kali ini saya ikut masuk dan berdiri
bersama ibu saya dalam ruang ganti pakaian, saya melihat bagaimana ia

mencoba pakaian tersebut, dan dengan susah mencoba untuk mengikat
talinya. Ternyata tangan-tangannya sudah mulai dilumpuhkan oleh
penyakit radang sendi dan sebab itu dia tidak dapat melakukannya,
seketika ketidaksabaran saya digantikan oleh suatu rasa kasihan yang
dalam kepadanya. Saya berbalik pergi dan mencoba menyembunyikan air
mata yang keluar tanpa saya sadari. Setelah saya mendapatkan
ketenangan lagi, saya kembali masuk ke kamar ganti untuk mengikatkan
tali gaun tersebut. Pakaian ini begitu indah, dan dia membelinya.

Perjalanan belanja kami telah berakhir, tetapi kejadian tersebut
terukir dan tidak dapat terlupakan dari ingatan saya. Sepanjang sisa
hari itu, pikiran saya tetap saja kembali pada saat berada di dalam
ruang ganti pakaian tersebut dan terbayang tangan ibu saya yang sedang

berusaha mengikat tali blusnya. Kedua tangan yang penuh dengan kasih,

yang pernah menyuapi saya, memandikan saya, memakaikan baju, membelai

dan memeluk saya, dan terlebih dari semuanya, berdoa untuk saya,
sekarang tangan itu telah menyentuh hati saya dengan cara yang
paling membekas dalam hati saya.

Kemudian pada sore harinya, saya pergi ke kamar ibu saya, mengambil
tangannya, menciumnya ... dan yang membuatnya terkejut,
memberitahukannya bahwa bagi saya kedua tangan tersebut adalah tangan

yang paling indah di dunia ini. Saya sangat bersyukur bahwa Tuhan
telah membuat saya dapat melihat dengan mata baru, betapa bernilai
dan berharganya kasih sayang yang penuh pengorbanan dari seorang
ibu. Saya hanya dapat berdoa bahwa suatu hari kelak tangan saya dan
hati saya akan memiliki keindahannya tersendiri. Dunia ini memiliki
banyak keajaiban, segala ciptaan Tuhan yang begitu agung, tetapi tak
satu pun yang dapat menandingi keindahan tangan Ibu...


With Love to All Mother

Note :
Berbahagialah yang masih memiliki Ibu. Dan lakukanlah yang terbaik
untuknya.........


I'm happy and proud to be ur mom, farrel....

  • Digg
  • Del.icio.us
  • StumbleUpon
  • Reddit
  • RSS

0 komentar: